Safari Ramadhan MWCNU Ngaliyan di Masjid Al-Muthohirin Kalikangkung: Pererat Ukhuwah dan Perkuat Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah

0

 





NUNgaliyan.com,  Semarang - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ngaliyan melaksanakan Safari Ramadhan putaran ketiga di Masjid Al-Muthohirin, Kalikangkung (19/03/2025). Kegiatan ini dirangkai dengan buka bersama, tausiyah keagamaan, serta santunan bagi anak yatim dan dhuafa, sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).


Ketua Takmir Masjid Al-Muthohirin, K.H. Abdul Halim, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, Safari Ramadhan bersama MWCNU Ngaliyan memiliki nilai penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat ibadah di bulan suci. "Kegiatan ini memberi motivasi bagi kita semua untuk terus menjaga amaliyah Aswaja di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Alhamdulillah, di Kalikangkung terdapat tiga masjid, dan semuanya masih mempertahankan tradisi keagamaan Aswaja," ujarnya.


Sementara itu, Agus Khunaifi menyoroti pentingnya regenerasi dan kaderisasi dalam lingkungan Nahdliyin. "Saat ini kita masih berbangga karena mayoritas warga Kalikangkung adalah Nahdliyin. Namun, di masa depan kita tidak tahu bagaimana perkembangan sosial keagamaan akan berlangsung. Oleh karena itu, pendidikan dan kaderisasi menjadi tanggung jawab kita bersama. Orang tua harus menanamkan akidah Ahlussunnah Annahdiyah sejak dini di lingkungan keluarga," tegasnya.


Dalam tausiyah inti, K.H. Ahmad Nadhir menekankan pentingnya pendidikan agama dan peran ulama dalam membimbing umat. Beliau mengutip sebuah hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa akan datang suatu masa ketika umat tidak lagi mengikuti ulama dan tidak memperhatikan halal serta haram dalam kehidupan mereka. Akibatnya, keberkahan akan dicabut dari kehidupan mereka. Oleh karena itu, beliau menegaskan bahwa pendidikan agama harus terus diperkuat dalam masyarakat agar generasi mendatang memiliki pemahaman yang kuat tentang ajaran Islam dan mampu menjalankan kehidupan sesuai dengan nilai-nilai agama.



Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga diisi dengan santunan bagi anak yatim dan dhuafa. Program ini merupakan bagian dari komitmen MWCNU Ngaliyan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keagamaan tetapi juga dalam bidang sosial.


Acara ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, seperti Gus Sa’dulloh dan H. Ma’ruf, serta pengurus MWCNU, ranting, dan badan otonom (banom) NU. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap upaya MWCNU Ngaliyan dalam menjaga tradisi keislaman dan membangun solidaritas umat.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top