Sosialisasi pilkada di hotel Gets Jl. MT. Haryono Kota Semarang, Sabtu tanggal 8/10/2024.
Semarang-NUNgaliyan.com- Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Dr. K.H. Anasom, M.Hum, mengimbau seluruh warga Nahdliyin di Kota Semarang untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal itu disampaiakan pada sosialisasi pilkada di hotel Gets Jl. MT. Haryono Kota Semarang, Sabtu tanggal 8/10/2024.
Seagaimana diketahui, Pilkada kali ini, warga Kota Semarang akan memilih wali kota dan wakil wali kota, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.
Ketua PCNU berharap agar warga NU bisa turut andil dalam menyukseskan Pilkada tahun ini dengan berpartisipasi aktif, menggunakan hak pilih sesuai hati nurani, serta menjaga kejujuran dan transparansi dalam proses pemilihan.
“Siap Sukseskan Pilkada kota Semarang? Siaap jawab hadirin?” tegasnya disambut hadirin.
Kiyai yang juga dosen UIN walisongo ini mengutip pendapat K.H. Sholeh Darat terkait pentingnya memilih pemimpin negara. “memilih pemimpin itu bukan syariat akan tetapi wajib untuk kemaslahatan umat,” sambungnya.
Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Agus Supriyanto, menyampaikan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada di Kota Semarang belum mencapai target yang diharapkan. Menurut data KPU, partisipasi pemilih dalam Pilkada sebelumnya hanya mencapai 67%, sementara target idealnya adalah 77%.
Maria Goreti, perwakilan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menghindari praktik politik uang.
“Pihak yang memberi dan yang menerima akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang pemilu,” tegas Maria.
Hal ini, menurutnya menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk menjaga integritas pemilu di Kota Semarang.