Semarang-NUNgaliyan.com-
Kegiatan pengobatan gratis yang diinisiasi oleh IKAPETE (Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng) Kota Semarang, bekerjasama dengan MWCNU (Majelis Wakil Cabang
Nahdlatul Ulama) Mijen, mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Acara ini
berlangsung di halaman TPQ Al-Hidayah RW 04 RT 06 Babankerep, Kedungpane,
Mijen, pada hari Minggu 29/09/2024, mulai pukul 08.00 hingga 12.00, dengan diikuti oleh
119 peserta.
Berbagai layanan kesehatan yang diberikan dalam acara ini mencakup konsultasi kesehatan dan pengobatan yang kesemuanya gratis. Pelayanan visit home juga dilakukan tim dokter kepada 7 warga yang tidak memungkinkan hadir dilokasi pengobatan. Masyarakat rela mengantri untuk mengikuti prosedur pemeriksaan, mulai dari pendaftaran, konsultasi, pengobatan, hingga pengambilan obat.
Tokoh agama dan
masyarakat turut hadir untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Ketua
MWCNU Mijen, K.H. Sujai, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan pengobatan
gratis ini merupakan inisiatif positif yang mencerminkan kepedulian terhadap
kesehatan masyarakat. “Kegiatan seperti ini memperkuat tali persaudaraan dan
gotong royong di antara kita, serta menjadi bukti nyata bahwa organisasi dapat
memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat,” ungkapnya. Ia juga berharap
bahwa kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan, terutama oleh kader-kader NU di
ranting Babankerep.
Kiyai Nur Aziz,
Ketua IKAPETE, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua
pihak yang telah mendukung acara ini. Beliau juga berharap bahwa santri dan
alumni Tebuireng dapat terus mengamalkan ilmu sesuai keahlian masing-masing,
sehingga bermanfaat bagi masyarakat secara luas.
dr. Hansen,
yang bertindak sebagai penanggung jawab dalam kegiatan pengobatan gratis ini,
menekankan pentingnya menjaga kesehatan. Menurutnya, kesehatan adalah fondasi
utama dalam menjalani hidup yang produktif. “Acara ini tidak hanya bertujuan
untuk mengobati, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya
menjalani pola hidup sehat. Pencegahan lebih penting daripada pengobatan,”
tegas dokter alumni Tebuireng ini.
Sebagaiamana diinformasikan, kegiatan
pengobatan gratis ini telah dilakukan berulang kali di kota Semarang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi
program-program serupa di masa mendatang, guna meningkatkan kesehatan
masyarakat secara berkelanjutan.